Lowongan Pekerjaan Dosen Tetap Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Garut untuk Prodi S-1 Ilmu Administrasi Publik.

Persyaratan : 

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Batas usia pelamar maksimal 30 (tiga puluh) tahun
  • Sehat jasmani,rohani dan bebas NARKOBA
  • Berkelakuan baik dan tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap (SKCK)
  • Tidak berkedudukan sebagai anggota atau pengurus partai politik dan afiliasinya
  • Pendidikan minimal S2, dengan latar belakang pendidikan S-1 Ilmu Administrasi Publik/ Negara, S-2 Ilmu Administrasi Publik/ Negara
  • Perguruan Tinggi Negeri/ Swasta dengan Akreditasi Institusi minimal B dan Akreditasi Program Studi minimal B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada saat ijazah tersebut dikeluarkan
  • Lulusan Perguruan Tinggi Negeri,Perguruan Tinggi Swasta dengan Indeks Prestasi Kumulatif S1 minimal 3,25 dari skala 4, S2 minimal 3,5 dari skala 4, dan S3 minimal 3,50 dari skala 4.
  • Mempunyai sertifikat TOEFL/ Notification Letter dengan skor minimal 500 dari lembaga bahasa resmi yang memiliki ijin test TOEFL atau sertifikat IELTS skor minimal 6 (sertifikat masih berlaku)
  • Memahami perkembangan teknologi
  • Memiliki publikasi

Berkas lamaran silahkan kirim melalui email : admin@fisip.uniga.ac.id

Fisip Uniga Tingkatkan Kualitas Institusi Lewat Kerjasama Dengan Undip Semarang

Fisip Uniga Tingkatkan Kualitas Institusi Lewat Kerjasama Dengan Undip Semarang

Menindaklanjuti undangan Seminar Nasional dan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama yang disampaikan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro Semarang pada hari Rabu, 30 Oktober 2019 bertempat di Kampus Fisip Undip jalan Professor Soedarto SH, Tembalang, Kec. Tembalang, Kota Semarang. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Garut (Uniga) melakukan penandatangan perjanjian kerja sama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro Semarang.

Adapun isi perjanjian kerjasama tersebut adalah pengembangan dan pembinaan Tri Dharma Perguruan Tinggi khususnya pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Garut (Uniga). Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) tersebut dilakukan oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Garut (Uniga), Abdullah Ramdhani, SE., M.Si yang diwakili oleh Dr. Hj. Ike Kania, M.Si, dengan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro, Dr. Hardi Warsono, MTP.

Dalam kerjasama tersebut dijelaskan beberapa agenda yang menjadi poin kerjasama diantaranya program kegiatan pengembangan kurikulum, pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat, join research (kolaborasi penelitian), mobilitas staf pengajar dan tenaga kependidikan serta pertukaran mahasiswa. Harapan dari adanya kerjasama itu dapat meningkatkan mutu dan mendorong keunggulan masing-masing kedua fakultas tersebut.

Dr. Hj. Ike Kania, M.Si mengatakan tujuan kerjasama ini untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi bagi pengembangan kedua belah pihak. “kita berharap kerjasama ini tentunya memayungi seluruh kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat, selain itu memberikan manfaat bagi keilmuan Administrasi Negara yang diharapkan akan memiliki nilai jual di pasar dan juga melindungi kepentingan-kepentingan keilmuan” tuturnya.

Selain kegiatan penandatanganan perjanjian kerjasama, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Undip Semarang melangsungkan agenda kegiatan Seminar Nasional Publikisme dengan mengambil Tema ““Wonderful Indonesia: Sustainable Tourism, Branding, and Development Strategy””.

Pentahelix, Jurus Baru Dosen Uniga Dalam Tanggulangi Problem Sampah di Kab. Garut

Pentahelix, Jurus Baru Dosen Uniga Dalam Tanggulangi Problem Sampah di Kab. Garut

Pola pentahelix menjadi jurus baru yang hendak dilancarkan Tim Dosen Uniga dalam melakukan penanggulangan masalah sampah di Kab. Garut. Masalah sampah di Kabupaten Garut sudah menjadi persoalan yang mendapat perhatian serius dari berbagai kalangan, tidak terkecuali kalangan akademisi, masalah sampah di Kabupaten Garut puncaknya terjadi di pertengahan tahun 2019 dimana Pemerintah Kab. Garut menyatakan Garut darurat sampah, kondisi ini deiperkuat dengan memburuknya kondisi TPA Pasirbajing.

Dilatar belakangi persoalan tesebut Tim Dosen Uniga yang terdiri dari Dr. Hj. Ike Kania, M.Si, Dr. Tintin Febrianti, S.P., MP. Pupung Pundenswari, M.Si, Ati Atul Quddus, S.Pt, M.Si dan Dini Turipanam Alamanda, ST., MSM. Merencanakan untuk Mengadakan pengabdian masyarakat bidang pengolahan sampah demi mengembalikan lingkungan Kab. Garut yang bersih tidak terkontaminasi dampak sampah yang tidak terkelola dengan baik.

Ketua Tim Dosen Dr. Hj. Ike Kania, M.Si mengungkapkan pola pentahelix dengan basis lima kekuatan Dengan kolaborasi A – B- C -G – M, Academician, Business, Community, Government, Media, kelima unsur tersebut harus kompak, saling support dan sinergi serta menjadi jurus baru dalam pengolahan sampah di Kab. Garut yang sampai saat ini masih menjadi persoalan yang belum terpecahkan selain itu rencana pengabdian masyarakat ini menjadi bagian dari roadmap atau dokumen strategi yang akan dilaksanakan oleh Fisip Uniga ke depan “Hari ini kami menyelenggarakan sebuah Focus group discussion (FGD) yang bertujuan menjaring sebuah gagasan besar dari beberapa stakeholder diantaranya Akademisi, Pengusaha, Penggiat dan Pememrhati Sampah, Pemerintah Daerah dan Media diharapkan dari pertemuan ini mampu menghasilan konsep dasar yang menjadi roadmap dalam penanggulangan sampah yang akan kami lakukan dalam rangka pengabdian masyarakat di tahun 2020 tepatnya di wilayah Desa Cidatar, Cisurupan Kab. Garut,” Ungkap Dr. Ike saat membuka foum diskusi di Fave Hotel Kamis, (24/10)

Dini Turipanam Alamanda, ST., MSM. Mengungkapkan selian dengan FGD yang melibatkan lima unsur elemen masyarakat, sebenarnya kami di Universitas Garut juga sudah mencoba mengajak untuk melibatkan diri dalam persoalan penanganan sampah ini, mesikup ini merupakan roadmap Fisip Uniga tapi pada hakekatnya ini merupakan program lintas fakultas di Uniga, makanya kami hadir disini seperti Saya dari Ekoni, ada Ibu tintin dan bu Ati adri Faperta Uniga yang harapanya memberikan presfektif dari berbagai bidang seperti contohnya dari bidang ekonomi mencoba melihat bagaimana program sampah ini mempunyai nilai ekonomi yang tinggi dengan merubah mindset masyrakat dimana produk ekonomi yng berasal dari sampah masih menimbulkan sentiment negatif, lalu dari fisip mencoba menggali persoalan sampah dari sisi regulasi dan kebijakan pemerintah. Dari hasil evaluasi kami pengelolaan sampah masih bersipat parsial dan tidak terlalu mempunyai nilai ekonomi yang tinggi akibat sentimennegatif tentang barang ekonomi yang bersumber dari pengelolahan sampah tadi.

Dini menambahkan FGD ini selain melibatkan dosen Uniga dari berbagai kompetensi juga melibatkan Pemkab Garut, STTG serta komunitas pemerhati lingkungan Holistika Institute Indonesia. Diharapkan dari FGD dengan konsep pentahelix ini mampu menghasilkan formula ideal dalam pengelolaan sampah di Kab. Garut karena masalah sampah bukan hanya tangung jawab Pemerintah Kab. Garut tapi menjadi tanggung jawab kita semua sebagai bagaian dari elemen masyarakat.

https://jabarbicara.com/

PKKMB 2019

PKKMB 2019

PKKMB Hari Pertama di Universitas Garut

Kamis, 19 Agustus 2019 bertempat di lapangan kampus Universitas garut, diselenggarakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Ajaran 2019/2020. Kegiatan yang disebut PKKMB ini dimulai pukul 07.00 – 17.00 WIB, yang diikuti oleh 9 Fakultas di Universitas Garut. Diawali oleh laporan Koordinator PKKMB Universitas Garut, Iman Saifullah, S.Pdi, M.Pdi yang dilanjutkan dengan sambutan sekaligus membuka kegiatan PKKMB oleh Rektor Universitas Garut Dr. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng.

PKKMB Hari Kedua di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Garut

Kegiatan PKKMB di Hari Kedua, di kampus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Garut diikuti oleh 200 calon mahasiswa/I Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Garut selama 2 hari, yang dimulai pada tanggal 20-21 September 2019. Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Garut Abdullah Ramdhani, S.E., M.Si, memberikan simbolis kepada calon mahasiswa/I Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Garut sebagai pembukaan PKKMB tingkat fakultas.

PKKMB ini bertujuan untuk memperkenalkan kehidupan kampus di lingkungan khususnya bagi calon mahasiswa/i baru.  Acara tersebut meliputi tatacara perwalian, perkuliahan, dan penggunaan system informasi, serta pengenalan unit kegiatan mahasiswa (UKM) yang ada di lingkungan kampus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Garut.

Acara ini berlangsung dengan lancar dan tertib.

Daftar Penerima Beasiswa Bidikmisi FISIP – UNIGA Tahun 2019/2020

NoNPMNama
124012119104Linda Agustin
224012119105Ajrul Mu’min
324012119106Dieni Kahfiani
424012119107Dianti
524012119108Afina Wulansari
624012119109Ucu Mulyati
724012119110Sri rahayu Agustina
824012119111Neng Helpa Riri Mardiyanti
924012119112Iis Kholifah
1024012119113Patonah
1124012119114Sri Ayu Lestari
1224012119115Rian Mulyana
1324012119116Tami Mu’tamimah
1424012119117Agum Gustiawan
1524012119118Dena Ananda Hilmaniah